Penjelasan Pengertian Makna Arti Nilai Lain adalah

Nilai Lain dalam Kamus Istilah Dunia Perpajakan untuk Wajib Pajak & Konsultan Pajak di Indonesia, maka Nilai Lain merupakan kata kata bahasa yang paling sering digunakan oleh para pelaku perpajakan baik akuntansi, bea dan cukai, serta peradilan pajak disertai dengan penjelasan. Dan kata-kata Nilai Lain tersebut jarang sekali dimengerti & digunakan oleh sebagian banyak orang pada umumnya.

Nilai berupa uang yang ditetapkan sebagai Dasar Pengenaan Pajak. Nilai Lain sebagaimana dimaksud ditetapkan sebagai berikut:
a. untuk pemakaian sendiri Barang Kena Pajak dan/atau
Jasa Kena Pajak adalah Harga Jual atau Penggantian setelah dikurangi laba kotor;
b. untuk pemberian cuma-cuma Barang Kena Pajak dan/atau Jasa Kena Pajak adalah Harga Jual atau Penggantian setelah dikurangi laba kotor;
c. untuk penyerahan media rekaman suara atau gambar adalah perkiraan harga jual rata-rata;
d. untuk penyerahan film cerita adalah perkiraan hasil rata-rata per judul film;
e. untuk penyerahan produk hasil tembakau adalah se-besar harga jual eceran;
f. untuk Barang Kena Pajak berupa persediaan dan/ atau aktiva yang menurut tujuan semula tidak untuk diperjualbelikan, yang mash tersisa pada saat pembubaran perusahaan, adalah harga pasar wajar;
g. untuk penyerahan Barang Kena Pajak dari pusat ke cabang atau sebaliknya dan/atau penyerahan Barang Kena Pajak antarcabang adalah harga pokok penjualan atau harga perolehan;
h. untuk penyerahan Barang Kena Pajak melalui pe-dagang perantara adalah harga yang disepakati antara pedagang perantara dengan pembeli;
і. untuk penyerahan Barang Kena Pajak melalui juru lelang adalah harga lelang;
j. untuk penyerahan jasa pengiriman paket adalah 10% (sepuluh persen) dari jumlah yang ditagih atau jumlah yang seharusnya ditagih; atau
k. untuk penyerahan jasa biro perjalanan atau jasa biro pariwisata adalah 10% (sepuluh persen) dari jumlah tagihan atau jumlah yang seharusnya ditagih.

Penggunaan makna istilah Nilai Lain sendiri dalam perpajakan adalah untuk merujuk pada nilai yang tidak termasuk dalam kategori-kategori umum seperti nilai jual objek pajak (NJOP) atau nilai jual pengganti. Dalam konteks perpajakan, penggunaan istilah ini mungkin bersifat umum dan spesifik tergantung pada regulasi dan kebijakan pajak di suatu yurisdiksi.

Beberapa kemungkinan makna atau penggunaan Nilai Lain dalam perpajakan dapat mencakup:

  1. Nilai untuk Pajak Tertentu:
    • Nilai Lain mungkin mengacu pada nilai yang ditetapkan atau diakui oleh otoritas pajak untuk keperluan tertentu, mungkin terkait dengan jenis pajak atau aspek pajak spesifik.
  2. Nilai Non-Moneternya:
    • Nilai Lain dapat mencakup nilai non-moneternya, seperti nilai properti yang digunakan untuk keperluan pribadi atau keperluan non-bisnis.
  3. Penggunaan dalam Pajak Spesifik:
    • Pada beberapa kasus, istilah ini mungkin terkait dengan nilai yang digunakan dalam jenis pajak tertentu, seperti pajak warisan, pajak hadiah, atau jenis pajak lainnya.
  4. Nilai Penentu Pajak Lainnya:
    • Nilai Lain mungkin digunakan sebagai kategori umum yang mencakup berbagai nilai yang digunakan dalam penilaian atau penetapan pajak yang tidak termasuk dalam kategori khusus lainnya.

Semoga penjelasan definisi kosakata Nilai Lain dapat menambah wawasan serta pengetahuan anda dalam berkomunikasi secara lisan atau tertulis.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *