Penjelasan Pengertian Makna Arti Laporan Pemeriksaan Pajak (LPP)

Laporan Pemeriksaan Pajak (LPP) dalam Kamus Istilah Dunia Perpajakan untuk Wajib Pajak & Konsultan Pajak di Indonesia, maka laporan pemeriksaan pajak (LPP) merupakan bahasa yang paling sering digunakan oleh para pelaku perpajakan baik akuntansi, bea dan cukai, serta peradilan pajak disertai dengan penjelasan. Dan kata-kata laporan pemeriksaan pajak (LPP) tersebut jarang sekali dimengerti & digunakan oleh sebagian banyak orang pada umumnya.

Laporan Pemeriksaan Pajak (LPP) merupakan laporan tentang hasil pemeriksaan yang disusun oleh Pemeriksa Pajak secara ringkas dan jelas serta sesuai dengan ruang lingkup tujuan pemeriksaan. Dasar hukum:
– Pasal 1 angka 25 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2009;
– Pasal 31 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2009;
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 199/PMK.03/2007 tentang Tata Cara Pemeriksaan Pajak.

Berikut adalah beberapa konsep atau informasi yang dapat terkandung dalam Laporan Pemeriksaan Pajak:

  1. Ringkasan Hasil Pemeriksaan:
    • Laporan ini mungkin berisi ringkasan hasil dari pemeriksaan pajak yang dilakukan oleh otoritas pajak. Ini termasuk temuan, ketidaksesuaian, atau ketidakpatuhan yang mungkin ditemukan selama pemeriksaan.
  2. Analisis Kepatuhan Pajak:
    • LPP dapat menyajikan analisis tentang sejauh mana wajib pajak telah mematuhi ketentuan perpajakan yang berlaku dan apakah ada area ketidakpatuhan yang perlu diperhatikan.
  3. Pernyataan Ketidaksesuaian:
    • Jika ada ketidaksesuaian atau ketidakpatuhan yang ditemukan selama pemeriksaan, LPP mungkin mencakup pernyataan yang menjelaskan sifat dan dampak dari ketidaksesuaian tersebut.
  4. Rekomendasi atau Koreksi:
    • LPP dapat mencakup rekomendasi dari pemeriksa pajak terkait dengan tindakan perbaikan atau koreksi yang harus diambil oleh wajib pajak untuk memenuhi persyaratan perpajakan.
  5. Pernyataan Kesesuaian:
    • LPP mungkin menyertakan pernyataan kesesuaian atau ketidaksesuaian, yaitu apakah entitas atau wajib pajak telah mematuhi aturan perpajakan dengan benar atau tidak.
  6. Tanggapan Wajib Pajak:
    • LPP bisa mencakup tanggapan atau catatan dari wajib pajak terkait dengan temuan atau rekomendasi yang diajukan oleh otoritas pajak.

Semoga penjelasan definisi laporan pemeriksaan pajak (LPP) dapat menambah wawasan serta pengetahuan anda dalam pengetahuan istilah dunia perpajakan di Indonesia.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *