Penjelasan Pengertian Makna Arti General Ledger adalah

General Ledger dalam Kamus Istilah Dunia Perpajakan untuk Wajib Pajak & Konsultan Pajak di Indonesia, maka General Ledger merupakan kata kata bahasa yang paling sering digunakan oleh para pelaku perpajakan baik akuntansi, bea dan cukai, serta peradilan pajak disertai dengan penjelasan. Dan kata-kata General Ledger tersebut jarang sekali dimengerti & digunakan oleh sebagian banyak orang pada umumnya.

Buku yang berisi sema perkiraan untuk menyusun neraca, laporan rugi/laba, dan laporan perubahan modal dari suatu perusahaan.

Penggunaan makna istilah General Ledger sendiri dalam perpajakan adalah untuk merujuk pada rekaman keuangan yang menyajikan seluruh transaksi dan akun-akun perusahaan secara terperinci. Buku besar umum mencakup berbagai akun seperti kas, piutang, hutang, pendapatan, beban, dan akun-akun lainnya. Penggunaan makna General Ledger dalam perpajakan melibatkan beberapa aspek:

  1. Pemantauan Akun Pajak: Buku besar umum mencatat seluruh transaksi yang melibatkan akun-akun yang memiliki implikasi perpajakan. Ini termasuk pemantauan akun-akun pendapatan, beban, piutang, hutang, dan akun-akun lain yang dapat memengaruhi perhitungan pajak.
  2. Penghitungan Kewajiban Pajak: Buku besar umum menjadi dasar untuk menghitung pendapatan dan beban pajak. Informasi dalam buku besar membantu dalam menentukan laba bersih dan memberikan gambaran keseluruhan kesehatan keuangan perusahaan yang relevan untuk perpajakan.
  3. Rekonsiliasi Pajak: Buku besar umum membantu dalam rekonsiliasi antara catatan keuangan perusahaan dengan persyaratan pajak yang berlaku. Rekonsiliasi ini penting untuk memastikan konsistensi dan kepatuhan terhadap aturan perpajakan.
  4. Pencatatan Pajak Tangguhan: Buku besar umum mencatat perubahan dalam nilai pajak tangguhan yang dapat timbul akibat perbedaan antara nilai buku dan nilai pajak dari aset atau kewajiban.
  5. Pencatatan Beban Pajak: Beban pajak dicatat dalam buku besar umum. Ini mencakup pembayaran pajak saat itu (pajak yang dibayar saat itu) dan kewajiban pajak tangguhan.
  6. Pemantauan Perubahan Aturan Pajak: Buku besar umum dapat membantu perusahaan memantau perubahan dalam aturan perpajakan dan mengakomodasi perubahan tersebut dalam pencatatan dan pelaporan keuangan.
  7. Audit Pajak: Buku besar umum memberikan catatan lengkap tentang seluruh transaksi dan keuangan perusahaan, yang dapat digunakan selama proses audit pajak oleh otoritas perpajakan.

 Semoga penjelasan definisi kosakata General Ledger dapat menambah wawasan serta pengetahuan anda dalam berkomunikasi secara lisan atau tertulis.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *